Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gak Lulus SD dan Tak Bisa Baca Tulis, Sanawi Penjual Eskrim Kini Jadi Miliarder, Ini Kisahnya!
Advertisement . Scroll to see content

Intip Kisah Sukses Perjalanan Bisnis Bluebird, Dari Narik Bajaj Hingga Miliki Ribuan Armada

Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:43 WIB
  • author Nadia Kurnia
Intip Kisah Sukses Perjalanan Bisnis Bluebird, Dari Narik Bajaj Hingga Miliki Ribuan Armada
Kisah Sukses Pendiri Bisnis Bluebird, Dari Narik Bajaj Hingga Miliki Ribuan Armada ( Foto : Istimewa)

Purnomo dan Chandra menerapkan konsep pemesanan via telepon, keduanya juga ikut menyetir mobil mengantarkan penumpang. Awal mula beroperasi, taksi yang dinamai Chandra Taksi itu belum disertai izin. 

Perlu diingat, pada masa itu, taksi tak berizin cukup marak karena tak banyak penduduk Jakarta menggunakan mobil pribadi untuk berpergian. 

Awal mula resmi beroperasi, armada Bluebird hanya 25 mobil Holden Torana. Namun demikian, saat itu Bluebird adalah taksi pertama di Indonesia yang menggunakan sistem tarif argometer. Taksi juga dilengkapi dengan radio dengan dukungan sistem operator terpusat. 

Sebelum mengantongi izin resmi, pengajuan izin sempat ditolak karena peraturan Pemprov DKI saat itu mengharuskan perusahaan taksi untuk memiliki setidaknya 100 unit mobil, sedangkan Chandra Taksi saat itu hanya punya 60 mobil. 

Editor: Miftahudin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut