Alasan Nasdem Pilih Jenderal Andika Perkasa Jadi Kandidat Bakal Capres 2024

Ariedwi Satrio
.
Sabtu, 18 Juni 2022 | 12:20 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. (Foto: doc. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengumumkan tiga nama yang menjadi bakal calon presiden (capres). Ketiganya yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

Daftar bakal capres itu diumumkan Surya Paloh dalam penutupan Rakernas Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022) malam.

"Maka saya akan bacakan penetapan rekomendasi nama-nama bakal calon presiden pada pemilu 2024. Pertama, Anies Rasyid Baswedan. Kedua, Muhammad Andika Perkasa. Ketiga, Ganjar Pranowo," kata Surya Paloh. 

Pengumuman tiga nama yang bakal mengisi bakal capres di 2024 tersebut disambut gemuruh oleh para kader Nasdem. Kata Paloh, tiga nama yang terpilih tersebut, merupakan pilihan terbaik dari para kader Nasdem.

"Tiga nama ini adalah pilihan saudara-saudara, pilihan rakernas, saya harus mengingatkan tidak ada yang kurang satu sama lain di antara tiga. Tidak ada yang kurang, nilainya sama di mata saya sebagai ketua umum DPP," tuturnya. 

Paloh tidak membedakan antara ketiga bakal capres tersebut. Menurutnya, kualifikasi ketiganya sama bagus. Paloh menjunjung tinggi hasil keputusan rakernas pada malam ini. 

"Kita telah menetapkan tiga kandidat bakal capres RI pada pemilu 2024 mendatang. Dari tiga nama tadi, kursi presiden hanya ada 1. Kursi hanya 1, seandainya kursi presiden ada 2 ketua umum tidak perlu memikirkan apa-apa lagi, UU memilih juga 1," ujarnya. 

Dia mengatakan akan segera menentukan satu bakal capres dari tiga nama tersebut yang akan diusung Nasdem. 

"Insya Allah kita akan tetapkan satu, waktu dan tempatnya kita cari hari baik, bulan baik. Bagi kita tidak ada satu pun hal yang amat membuat kita terdesak. Karena apa, saya nyatakan apa pun keputusan kita, kita ingin mencalonkan yang terbaik untuk kepentingan bangsa ini," tuturnya.

Editor : Miftahudin

Follow Berita iNews Cirebon di Google News

Bagikan Artikel Ini