get app
inews
Aa Text
Read Next : Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polresra Cirebon Gelar Tanam Jagung

Puluhan Pelajar Bersajam Dicegat Polisi dan Warga di Cirebon, 24 Diamankan

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:32 WIB
header img
Puluhan remaja diduga geng motor diamankan warga di balai Desa Bakung lor. Foto : Istimewa

CIREBON, iNewsCirebon.id — Malam mencekam menyelimuti sejumlah desa di Kabupaten Cirebon. Puluhan pelajar yang diduga terafiliasi geng motor nyaris memicu bentrokan brutal, Senin malam hingga Selasa dini hari. Berbekal senjata tajam dan alat pemukul, mereka berkonvoi menembus jalanan desa, membuat warga panik dan resah.

Aksi berbahaya itu akhirnya berhasil dipatahkan aparat Polresta Cirebon. Sebanyak 24 pelajar diamankan, sebelum rencana tawuran benar-benar pecah dan menelan korban.

Drama bermula dari laporan warga yang mencium gelagat mencurigakan. Sekelompok pelajar dalam jumlah besar terpantau berkumpul di wilayah Plumbon, diduga tengah mempersiapkan aksi tawuran. Informasi itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan patroli intensif.

Namun saat patroli melintas, kelompok tersebut membubarkan diri dan berpencar, bergerak ke arah beberapa desa lain, termasuk wilayah Jamblang dan Klangenan. Jumlah mereka yang diperkirakan mencapai sekitar 50 orang membuat situasi semakin tak terkendali.

Warga yang ketakutan akhirnya turun tangan. Beberapa pelajar berhasil diamankan secara mandiri dan dibawa ke balai desa, sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa, menegaskan bahwa aksi tawuran belum sempat terjadi, namun indikasinya sangat kuat.

“Mereka kami dapati berkonvoi, dan sebagian membawa senjata tajam serta alat pemukul. Ini jelas berpotensi menimbulkan bentrokan,” ujarnya.

Pengamanan dilakukan di tiga lokasi berbeda, yakni Desa Bakung Lor, Desa Kreyo, dan Desa Bojong Lor. Dalam sejumlah video amatir yang viral di media sosial, tampak beberapa pelajar dalam kondisi luka dan berlumuran darah, memicu beragam spekulasi publik.

Terkait hal itu, polisi masih melakukan pendalaman.

“Penyebab luka masih kami selidiki. Apakah karena terjatuh, benturan, atau faktor lain, semuanya masih dalam proses pemeriksaan,” jelas Putu.

Kini, seluruh pelajar yang diamankan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Cirebon. Polisi juga menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan geng motor yang lebih luas.

Aksi cepat aparat dan peran aktif warga dinilai berhasil mencegah potensi tragedi yang bisa berujung fatal.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut