Merasa Tertipu Investasi Proyek Ratusan Juta , Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Lapor Polisi
Agus mengaku mulai curiga setelah mengetahui adanya perubahan spesifikasi pekerjaan yang menurutnya tidak pernah disepakati.
Ia menjelaskan, berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pondasi seharusnya memiliki kedalaman sekitar 70 sentimeter. Namun di lapangan berubah menjadi sekitar 110 sentimeter, bahkan pada sebagian pekerjaan mencapai sekitar 150 sentimeter.
"Saya sempat mempertanyakan kenapa ada perubahan volume pekerjaan. Jawabannya hanya 'gampang, nanti urusan saya'. Karena saya masih percaya, pekerjaan tetap dilanjutkan," katanya.
Proyek Berhenti Karena Lahan Belum Siap
Permasalahan semakin rumit ketika pada akhir Februari 2026 pekerjaan dihentikan dengan alasan lahan belum siap.
Menurut Agus, alasan tersebut dinilai janggal karena pekerjaan sudah lebih dulu dilaksanakan.
"Kalau memang lahannya belum siap, seharusnya pekerjaan jangan dimulai. Saya akhirnya menunggu sampai 10 April dengan harapan proyek dilanjutkan," ujarnya.
Namun hingga batas waktu yang diberikannya, proyek tak kunjung berjalan kembali.
Agus mengaku telah beberapa kali meminta dilakukan opname pekerjaan untuk mengetahui volume pekerjaan yang telah selesai. Namun permintaannya tidak pernah dipenuhi.
"Saya datang baik-baik berkali-kali meminta opname, tapi tidak pernah ada penyelesaian. Akhirnya saya memutuskan menghentikan kerja sama," katanya.
Editor: Rebecca