Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Pantura Cirebon, Warga Beralih Usai Harga Pertamax Naik
Advertisement . Scroll to see content

Stok Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Cirebon, Pengendara Terpaksa Beli Pertamax

Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:16 WIB
  • author Riant Subekti
Stok Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Cirebon, Pengendara Terpaksa Beli Pertamax
Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Cirebon mengalami kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite . Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id– Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Cirebon mengalami kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sejak Selasa (20/10/2026). Kondisi ini membuat pengendara harus mencari SPBU lain atau beralih membeli Pertamax yang harganya lebih mahal.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, Pertalite tidak tersedia di sejumlah SPBU yang berada di jalur utama Cirebon, mulai dari Jalan Raya Gunung Jati, Ahmad Yani hingga Jalan Bypass.

Beberapa SPBU yang dilaporkan kehabisan Pertalite berada di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di bawah flyover dekat Polsek Selatan Timur (Seltim), Jalan Cipto Mangunkusumo dekat Perempatan Pemuda, serta dua lokasi di Jalan Bypass, yakni dekat Living Plaza dan kawasan Bima dan di jalan Gunung Jati Cirebon. 

Kondisi tersebut membuat konsumen yang biasa menggunakan Pertalite terpaksa membeli BBM jenis lain. Salah seorang pengendara, Rendi, mengaku mengurangi jumlah pembelian ketika harus beralih ke Pertamax.

Menurutnya, saat Pertalite tersedia, ia biasa mengisi BBM senilai Rp50.000. Namun, karena stok kosong, ia hanya membeli Pertamax senilai Rp20.000 untuk menghemat pengeluaran.

Ia berharap pasokan Pertalite segera kembali normal agar masyarakat bisa memperoleh BBM bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau.

Rendi menyebut harga Pertalite berada di kisaran Rp10.000 per liter, sedangkan Pertamax Rp15.950 per liter. Selisih harga tersebut cukup memberatkan pengendara yang harus menggunakan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, salah seorang petugas SPBU membenarkan bahwa stok Pertalite di tempatnya bekerja sedang kosong. Menurut dia, kondisi tersebut sudah terjadi sejak Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan pasokan BBM jenis tersebut akan kembali tersedia.

Hingga pemantauan dilakukan, belum ada kepastian mengenai waktu kedatangan pasokan Pertalite maupun penyebab kekosongan di sejumlah SPBU tersebut.

Warga berharap distribusi Pertalite segera kembali normal sehingga kebutuhan bahan bakar masyarakat tidak terganggu dan pengendara tidak terus-menerus harus beralih ke BBM dengan harga lebih tinggi.

 

Editor: Rebecca

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut