Ijazah S1 hingga S3 Dituduh Palsu, Roy Suryo Langsung Laporkan 7 Orang ke Polda Metro Jaya
JAKARTA, iNewsCirebon.id – Pakar Telematika, Roy Suryo, bereaksi keras terhadap tuduhan yang menyebutkan bahwa ijazah miliknya palsu. Sebagai bentuk pembuktian, mantan Menpora ini menunjukkan langsung dokumen ijazah aslinya kepada publik sekaligus melaporkan tujuh orang pendukung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke Polda Metro Jaya.
Sambil menunjukkan berkas kepada awak media di Polda Metro Jaya pada Kamis (8/1/2026), Roy memamerkan ijazah S1 dan S2 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM), serta ijazah S3 dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
"Ada yang menuduh ijazah S1, S2, hingga S3 ijazah saya ijazah palsu. Saya tunjukkan semuanya di sini. Sebenarnya sederhana, kalau dahulu Jokowi mau bersikap negarawan dan terbuka, tunjukkan saja ijazahnya, maka selesai urusannya," ujar Roy Suryo.
Roy menjelaskan bahwa serangan terhadap dirinya muncul setelah ia bersama tim akademisi dan aktivis merilis hasil kajian mengenai dugaan ijazah palsu milik Joko Widodo. Menurut klaim Roy, hasil penelitian timnya menyimpulkan ada indikasi ketidakaslian sebesar 99,9%.
"Namun, para pendukungnya justru membalikkan fakta dengan menuduh ijazah saya yang palsu," tambahnya.
Atas tuduhan tersebut, Roy resmi membuat laporan polisi dengan nomor registrasi STTLP/B/114/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Sebanyak tujuh orang berinisial A, B, D, F, L, U, dan V dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik sesuai Pasal 433 dan 434 KUHP. Sebagai barang bukti, Roy menyerahkan tangkapan layar (screenshot), tautan situs web, hingga transkrip pernyataan para terlapor.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta