Ketua Kagama Cirebon Temui Jokowi di Solo, Dorong Proses Hukum terhadap Roy Suryo Tetap Berjalan
SOLO, iNewsCirebon.id – Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Cirebon bersama sejumlah pengurus melakukan silaturahmi ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu nasional turut dibahas, salah satunya terkait polemik tudingan ijazah palsu yang sempat dilontarkan oleh Roy Suryo dan sejumlah pihak terhadap Jokowi.
Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagja, menyampaikan bahwa Jokowi sebaiknya tidak mudah memberikan maaf kepada pihak-pihak yang telah melontarkan tuduhan tersebut. Menurutnya, persoalan ini sudah masuk ke ranah hukum dan harus diselesaikan secara tuntas.
“Jangan sampai proses hukum yang sudah berjalan dihentikan hanya karena ada permintaan maaf. Kami mendorong agar semuanya tetap dikawal sampai ada kepastian hukum,” ujar Heru.
Ia menegaskan, Kagama Cirebon berkomitmen untuk terus mendorong penegakan hukum berjalan adil tanpa adanya perlakuan khusus kepada siapa pun.
Heru juga mengingatkan agar Jokowi tetap konsisten dengan sikap yang pernah disampaikan sebelumnya, bahwa tuduhan tersebut merupakan bentuk penghinaan serius terhadap dirinya.
“Langkah hukum merupakan jalan paling tepat untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Kagama Jawa Barat, Hery Sughiyandi, mengungkapkan bahwa Jokowi sempat menyatakan tidak berniat memberikan maaf kepada Roy Suryo, Risman Sianipar, maupun dokter Tifa, meskipun ketiganya telah menyampaikan permohonan maaf.
“Pak Jokowi menegaskan, ketika serangan dan tudingan terus dilakukan, maka proses hukum harus tetap dilanjutkan,” kata Hery.
Editor : Rebecca