Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan dan operasional SPPG terus dipercepat, diharapkan untuk tahun ini SPPG yang terbangun mencapai 32.000 unit, dengan jumlah penerima manfaat kurang lebih 82 juta jiwa,”tambahnya.
Sasarannya anak-anak sekolah mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, kemudian kelompok B3 yaitu ibu menyusui dan ibu hamil. Sekarang juga diperluas kepada tenaga pendidik atau guru, serta masyarakat seperti anak-anak kurang mampu.
“Kalau targetnya 32.000 unit di tahun 2026 dan per Januari ini sudah mencapai 19.188 unit, itu sudah sekitar 60 sampai 70 persen, saya kira tinggal sekitar 12.000 sampai 13.000 unit lagi, insya allah tercapai,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Mualahudi Makayasa, Aryono Suryo Kusumo, usai peresmian operasional SPPG. Mengatakan, bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemantren, Kabupaten Cirebon, mencatat lonjakan signifikan jumlah penerima manfaat hanya dalam kurun waktu satu bulan.
Dari semula 1.451 penerima pada Desember, jumlahnya melonjak menjadi 2.481 penerima pada Januari 2026 atau naik hingga 78 persen.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
