CIREBON, iNewsCirebon.id - Sosok publik figur dan podcaster Deddy Corbuzier menyatakan rasa kecewa setelah mengetahui bahwa narasi yang beredar tentang seorang kakek penjual es gabus viral di Bogor ternyata tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Awalnya kisah kakek tersebut memicu simpati luas di media sosial, namun kemudian mendapat sorotan baru setelah adanya klarifikasi fakta.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Deddy menyampaikan bahwa ia mengetahui informasi yang lebih akurat setelah berkomunikasi melalui pesan singkat dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dari hasil komunikasi tersebut, terungkap bahwa beberapa klaim yang sempat viral, seperti tidak adanya bantuan maupun kondisi ekonomi yang sangat buruk ternyata tidak sepenuhnya benar.
Dalam video itu, Deddy bercampur antara ekspresi kesal dan prihatin. Ia menyebut bahwa klaim-klaim seperti bantuan yang tak pernah diterima, biaya sekolah jutaan rupiah, hingga persoalan penggunaan kendaraan ternyata berbeda dari fakta lapangan. Hal ini membuatnya merasa kecewa karena narasi yang beredar di publik diyakini telah dimanfaatkan oleh pihak tertentu demi menarik peehatian.
Deddy juga menyoroti dampak sosial dari kejadian tersebut. Ia khawatir tindakan misinformasi semacam ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap kisah-kisah kemanusiaan di media sosial di masa mendatang. Menurutnya, empati netizen yang tinggi seharusnya tidak dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi.
Sementara itu, perhatian dan dukungan dari berbagai pihak terhadap kakek penjual es gabus sebenarnya sudah mengalir sejak video viral pertama kali muncul. Deddy menyampaikan apresiasi atas upaya klarifikasi yang dilakukan, sekaligus mengingatkan publik agar berhati-hati dalam menanggapi konten emosional yang cepat tersebar di internet.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
