Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Minta Transparansi Ijazah SMA Gibran, Emak-Emak Gelar Demo Berakhir Ricuh dengan Polwan
Advertisement . Scroll to see content

Balaikota Cirebon Digruduk Mahasiswa, PMII Soroti APBD hingga Tolak Geothermal Ciremai

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:26 WIB
  • author Riant Subekti
Balaikota Cirebon Digruduk Mahasiswa, PMII Soroti APBD hingga Tolak Geothermal Ciremai
Ratusan mahasiswa dari PMII berorasi di depan pintu masuk gedung adipura balaikota cirebon. Foto : Riant Subekti

PMII Tegas Tolak Geothermal Gunung Ciremai

Tak hanya menyoroti persoalan di tingkat kota, PMII Cirebon juga menyatakan penolakan terhadap rencana proyek geothermal di kawasan Gunung Ciremai.

Mahasiswa menilai kawasan Gunung Ciremai memiliki fungsi penting sebagai daerah tangkapan air yang menopang keberadaan mata air dan kebutuhan masyarakat di wilayah Cirebon, Kuningan, hingga Majalengka.

Menurut PMII, rencana pembukaan lahan, pembangunan jalan akses, dan pengeboran untuk proyek panas bumi perlu dikaji secara menyeluruh karena berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan ketat.

PMII menegaskan, pengembangan energi harus tetap memperhatikan perlindungan sumber air, keselamatan masyarakat, dan kelestarian ekosistem. Karena itu, setiap keputusan terkait proyek tersebut harus didasarkan pada kajian lingkungan dan data teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sampaikan Lima Tuntutan

Atas sejumlah persoalan tersebut, PMII Cirebon menyampaikan lima tuntutan kepada Pemerintah Kota Cirebon.

Pertama, mengevaluasi APBD agar lebih berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.

Kedua, mengevaluasi belanja pegawai secara terukur sesuai ketentuan perundang-undangan dan kebutuhan pelayanan publik.Ketiga, menetapkan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam bidang infrastruktur, pariwisata, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pelayanan publik.

Keempat, mengkaji ulang rencana penjaminan atau penggunaan kapasitas fiskal daerah yang disebut melibatkan pihak swasta, dengan mempertimbangkan aspek hukum, risiko keuangan, transparansi, serta dampaknya terhadap APBD.

Kelima, menolak proyek geothermal Gunung Ciremai dan memprioritaskan perlindungan sumber air serta kelestarian lingkungan.

Editor: Rebecca

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut