CIREBON, iNewsCirebon.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, sejak Senin siang hingga malam hari memicu terjadinya longsor di kawasan permukiman warga.
Peristiwa tersebut mengakibatkan bagian dapur sebuah rumah di Dusun Pakuwon RT 05 RW 02 mengalami kerusakan berat setelah tertimpa material tanah dari lereng perbukitan di belakang bangunan, Selasa (3/2/2026).
Tanah longsor menerjang dinding belakang rumah hingga jebol total. Tumpukan tanah bercampur batang pohon dan material bangunan terlihat menekan langsung bagian dapur. Kondisi di sekitar lokasi pun tampak basah dan berlumpur akibat hujan yang belum reda.
Kepala Desa Gumulung Tonggoh, Agus Syaifuddin, mengatakan longsor dipicu curah hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut sejak sehari sebelumnya.
“Sejak Senin siang hujan turun cukup deras tanpa henti. Tekanan air di lereng akhirnya membuat tanah bergerak dan menimpa salah satu rumah warga,” ujarnya saat meninjau lokasi kejadian.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik rumah bersama keluarganya terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat demi menghindari potensi longsor susulan.
“Satu keluarga yang tinggal di rumah itu sudah kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.
Sebagai langkah darurat, warga bersama aparat desa memasang batang bambu dan kayu di sekitar lereng untuk menahan pergerakan tanah agar tidak meluas ke bagian rumah lain.
Selain merusak satu rumah, Agus mengungkapkan sejumlah wilayah RT lain juga mulai menunjukkan tanda-tanda pergeseran tanah. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami retakan, terutama di area yang berdekatan dengan aliran sungai kecil.
Pemerintah desa pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya warga yang tinggal di kawasan perbukitan dan daerah rawan longsor, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
