CIREBON, iNewsCirebon.id - Keluhan nyeri dada kerap membuat masyarakat khawatir karena sering dikaitkan dengan serangan jantung. Namun, tidak semua nyeri dada menandakan gangguan jantung. Salah satu kondisi yang juga sering menimbulkan keluhan serupa adalah GERD atau gastroesophageal reflux disease.
Meski sekilas mirip, serangan jantung dan GERD memiliki penyebab serta gejala penyerta yang berbeda. Perbedaan ini penting dikenali agar masyarakat tidak salah mengambil keputusan saat mengalami keluhan nyeri dada.
Serangan jantung terjadi akibat tersumbatnya aliran darah ke otot jantung. Kondisi ini bersifat gawat darurat dan memerlukan penanganan medis segera. Gejala yang umum dirasakan berupa nyeri dada seperti tertekan atau terasa berat, yang dapat menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, punggung, hingga perut bagian atas. Keluhan tersebut sering disertai keringat dingin, sesak napas, mual, pusing, atau rasa lemas.
Pada beberapa kasus, terutama pada lansia dan penderita diabetes, serangan jantung bisa muncul dengan gejala yang tidak khas, seperti cepat lelah atau sesak napas tanpa nyeri dada hebat.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
