Teguran itu memicu adu mulut yang berujung pada emosi tak terkendali. Dalam situasi tersebut, guru diduga secara spontan menampar siswa.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan ketegangan yang berujung aksi saling pukul saat jam istirahat.
Situasi kemudian semakin memanas hingga beberapa siswa diduga melakukan pengeroyokan terhadap guru tersebut. Pihak sekolah segera mengambil langkah dengan menggelar mediasi yang melibatkan seluruh unsur terkait.
Kapolsek Berbak, Iptu Hans Simangunsong, mengimbau semua pihak agar menahan diri dan tidak terprovokasi. Penanganan kasus ini diarahkan untuk diselesaikan melalui jalur mediasi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu-isu yang justru merugikan diri sendiri. Kami berharap ketertiban tetap terjaga dan masyarakat mempercayakan penanganan ini kepada TNI-Polri,” ujarnya.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
