Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Mampu Menahan Nafsu, Sipir Cantik Ajak Napi Pria Ngeseks dalam Sel dan Direkam Tahanan Lain
Advertisement . Scroll to see content

Tentara Bayaran Asal Inggris Divonis Mati oleh Rusia, Inggris Sebut Putusan Itu "Penghakiman Palsu"

Minggu, 12 Juni 2022 | 12:18 WIB
  • author Umaya Khusniah
Tentara Bayaran Asal Inggris Divonis Mati oleh Rusia, Inggris Sebut Putusan Itu
Keluarga tentara bayaran asal Inggris dan juga terpidana mati di Donbass, Shaun Pinner, berharap agar pria itu dapat dibebaskan. (Foto: Reuters)

Keluarga Pinner berharap agar dia diberi semua hak tawanan perang sesuai Konvensi Jenewa, termasuk perwakilan hukum independen penuh. 

"Kami sangat berharap semua pihak akan segera bekerja sama untuk memastikan pembebasan atau pertukaran Shaun dengan aman," katanya. 

Inggris menyebut keputusan pengadilan itu sebagai "penghakiman palsu". Inggris mengutuk otoritas proksi Rusia di Donbas atas apa yang disebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap konvensi Jenewa.

Keluarga Pinner mengatakan dia merupakan anggota sah tentara Ukraina setelah tinggal di negara itu selama empat tahun terakhir.

"Keluarga kami termasuk putranya dan istri, sangat mencintai dan merindukannya. Hati kami tertuju kepada semua keluarga yang terlibat dalam situasi yang mengerikan ini," kata pernyataan itu.

 

Editor: Miftahudin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut