Aksi Botok Pati Tembus DPR, Pengamat: Isu Perampasan Aset Harus Jadi Gerakan Nasional
Heru menegaskan, kritik tersebut bukan dimaksudkan untuk menghapus apresiasi terhadap perjuangan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Sebaliknya, ia menilai perjuangan tersebut telah membuka pintu penting di parlemen.
Namun, ia mengingatkan agar gerakan masyarakat tidak berhenti pada hasil dialog semata.
“Yang disayangkan adalah ketika perjuangan besar kemudian hanya berhenti pada kesepakatan dalam sebuah ruangan. Ada kekhawatiran masyarakat bahwa gerakan tersebut kemudian terlalu cepat selesai, padahal isu yang dibawa menyangkut kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Heru bahkan memprediksi akan muncul gerakan masyarakat lainnya yang membawa isu serupa dengan skala yang lebih besar.
Ia meyakini kelompok-kelompok masyarakat dari berbagai daerah akan secara simultan membangun gelombang gerakan berikutnya untuk mendorong DPR benar-benar mengesahkan aturan mengenai perampasan aset dan hukuman berat bagi koruptor.
“Saya meyakini masyarakat dari berbagai faksi dan gerakan lain akan membentuk gelombang kedua, ketiga, bahkan keempat yang lebih besar. Apa yang dilakukan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu bisa menjadi pemantik, tetapi gerakan berikutnya akan mengambil isu tersebut dalam skala yang lebih masif, lebih dalam dan lebih tegas,” ungkapnya.
Menurut Heru, apabila tuntutan masyarakat berkembang menjadi gerakan yang lebih luas dan terorganisir, kesepakatan yang saat ini dicapai dengan DPR juga akan terus diuji oleh dinamika politik dan tekanan publik.
“Bukan tidak mungkin konsensus yang ada saat ini akan mengalami perubahan apabila muncul gerakan yang tuntutannya lebih urgen, lebih memaksa, lebih berwibawa dan lebih merepresentasikan keseluruhan gerakan masyarakat,” ujarnya.
Meski memberikan sejumlah catatan kritis, Heru kembali menegaskan apresiasinya terhadap langkah Botok dan kawan-kawan.
Ia menilai perjuangan tersebut merupakan langkah awal yang konstruktif dalam mengembalikan mandat rakyat sebagai kekuatan utama dalam kehidupan bernegara.
“Saya tetap memberikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Saya menghormati perjuangan tersebut. Apapun hasilnya, itu merupakan sesuatu yang konstruktif,” kata Heru.
Heru berharap ke depan muncul gerakan rakyat yang lebih besar, terorganisir dan mampu merepresentasikan kepentingan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
“Yang paling penting adalah bagaimana menyiapkan gerakan rakyat yang lebih mewakili kepentingan masyarakat Indonesia. Gerakan itu harus memberikan dampak yang lebih cepat, lebih terasa dan memiliki konsistensi terhadap mandat kedaulatan rakyat secara utuh,” pungkasnya.
Editor : Rebecca