OJK Cirebon Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Keuangan Keluarga
CIREBON, iNewsCirebon.id – Perempuan memiliki peran strategis sebagai pengelola keuangan keluarga sekaligus benteng pertama dalam melindungi keluarga dari berbagai ancaman kejahatan keuangan. Berangkat dari peran penting tersebut, OJK Cirebon menggelar edukasi literasi dan inklusi keuangan bertajuk "Ibu Bijak Finansial: Kelola Rizki Jadi Berkah" di Aula Pangeran Cakrabuana, Kantor OJK Cirebon, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan ini diikuti berbagai organisasi perempuan mitra strategis OJK Cirebon, di antaranya TP PKK Kota Cirebon, Dharma Wanita Persatuan Kota Cirebon, Ikatan Istri Pegawai OJK Cirebon, Ikatan Keluarga Istri Anggota DPRD Kota Cirebon, Muslimat NU, Fatayat NU, Bhayangkari Polres Cirebon Kota, Jalasenastri TNI AL, Persit Kartika Chandra Kirana, hingga Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia Cirebon.
Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, mengatakan perempuan, khususnya para ibu, memegang peranan yang sangat menentukan dalam menciptakan ketahanan ekonomi keluarga. Karena itu, peningkatan literasi keuangan bagi perempuan menjadi investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan seluruh anggota keluarga.
"Dalam banyak keluarga, ibu adalah manajer keuangan yang sesungguhnya. Ketika seorang ibu memiliki literasi keuangan yang baik, ia tidak hanya melindungi dirinya sendiri, tetapi juga melindungi seluruh anggota keluarganya dari berbagai risiko keuangan," ujar Agus.
Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan secara bijak akan membantu keluarga mengambil keputusan finansial yang tepat, mulai dari mengatur pengeluaran, menabung, berinvestasi hingga mempersiapkan kebutuhan masa depan.
Agus menambahkan, di tengah semakin berkembangnya teknologi digital dan beragamnya produk jasa keuangan, masyarakat juga harus semakin waspada terhadap berbagai modus kejahatan keuangan yang terus bermunculan.
"Perempuan perlu menjadi pihak yang paling waspada sekaligus mampu menjadi sumber edukasi bagi anggota keluarganya. Kami percaya ibu yang bijak secara finansial adalah fondasi keluarga yang tangguh dan sejahtera," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, OJK Cirebon memberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang telah berizin dan diawasi OJK. Peserta juga dikenalkan dengan berbagai layanan di sektor perbankan, industri keuangan non-bank, hingga pasar modal agar mampu memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial keluarga.
Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai berbagai ancaman kejahatan keuangan digital yang kini semakin marak, seperti phishing, impersonasi, penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI), investasi ilegal, pinjaman online ilegal, hingga arisan bodong yang kerap menyasar kalangan ibu rumah tangga melalui hubungan pertemanan.
OJK juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bahaya judi online yang tidak hanya menguras keuangan, tetapi juga dapat merusak keharmonisan dan ketahanan keluarga.
Sebagai langkah pencegahan, Agus mengajak masyarakat selalu menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, sebelum menggunakan produk keuangan maupun menerima tawaran investasi.
"Pastikan produk atau perusahaan yang menawarkan investasi telah memiliki izin resmi dan selalu gunakan logika. Jangan mudah tergiur keuntungan besar dalam waktu singkat karena itu sering menjadi modus penipuan," tegasnya.
Editor : Rebecca