get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragis di Sungai Blok Bong, Pemancing Tewas Tenggelam Saat Kejar Joran

Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Citemu Ditemukan Meninggal di Perairan Waruduwur

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:11 WIB
header img
Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Gunung Jati sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Foto : Istimewa

CIREBON, iNewsCirebon.id – Penantian penuh harap keluarga nelayan asal Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, akhirnya berakhir dengan kabar duka. Setelah tiga hari dilakukan pencarian tanpa henti, Tim SAR gabungan menemukan M.A. (22) dalam kondisi meninggal dunia di perairan Waruduwur, Kecamatan Mundu, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 10.35 WIB.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Gunung Jati sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

Plt. Kapolsek Mundu, IPTU Awan Kurniawan, S.Pd., mengatakan sejak laporan orang hilang diterima, seluruh unsur langsung bergerak melakukan pencarian secara terpadu. Berbagai upaya dilakukan demi menemukan korban sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga yang selama tiga hari menunggu dengan penuh kecemasan.

Peristiwa nahas itu bermula pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban berangkat melaut menggunakan KM Sri Mulya dari Dermaga Sungai Selo Penganten, Desa Citemu, untuk mencari ikan seperti aktivitasnya sehari-hari.

Berdasarkan keterangan keluarga, saat kapal berada di tengah laut, korban turun berenang untuk membersihkan lambung perahu. Namun, embusan angin yang cukup kencang diduga membuat kapal hanyut terbawa arus ke arah kawasan mangrove, sehingga korban terpisah dan tidak mampu kembali naik ke atas kapal.

Saat perahu berhasil ditemukan, telepon genggam, pakaian, serta bekal makanan milik korban masih berada di dalam kapal. Seluruh barang tersebut kemudian dibawa ke darat oleh ayah korban bersama warga setempat.

Selama tiga hari pencarian, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI, pemerintah desa, relawan, dan nelayan setempat menyisir perairan secara intensif. Meski dihadapkan pada cuaca yang berubah-ubah dan luasnya wilayah pencarian, tim tetap berupaya semaksimal mungkin.

Memasuki hari ketiga, operasi kembali diawali dengan apel kesiapan sebelum personel bergerak menggunakan perahu karet Basarnas menyisir kawasan Laut Jawa di wilayah Kecamatan Mundu.

Usaha keras tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika jasad korban ditemukan mengapung di perairan Waruduwur. Proses evakuasi berlangsung lancar hingga korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan sekaligus mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian. Kami juga mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan menghindari aktivitas berisiko seorang diri di tengah laut agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut