get app
inews
Aa Text
Read Next : Geger! Mayat Pria Tergeletak di Parkiran Pusat Perbelanjaan Cirebon, Dievakuasi ke RSUD Gunung Jati

Karangreja Geger! Mayat Ibu Rumah Tangga Ditemukan di Aliran Sungai Karangsambung Cirebon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:08 WIB
header img
Petugas tengah mengevakuasi jenazah perempuan yang ditemukan dibawah jembatan sungai Karangsambung, suranenggala. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id - Warga Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di aliran Sungai Karangsambung,tepatnya di bawah Jembatan Karangsambung, Sabtu pagi (24/1/2026). Peristiwa tersebut langsung ditangani aparat kepolisian setelah laporan masuk melalui Layanan Polisi 110.

Penemuan bermula saat dua warga setempat, Rizki Sondika dan Warlani, tengah membersihkan sampah di sekitar jembatan sekitar pukul 09.20 WIB. Keduanya melihat objek mencurigakan tersangkut di aliran sungai. Setelah didekati, mereka mendapati objek tersebut merupakan tubuh manusia.

“Awalnya warga ragu, tapi setelah dipastikan ternyata benar ada sesosok mayat di sungai. Kami langsung meneruskan laporan ke kepolisian,” ujar Toyana, Kuwu Desa Karangreja.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan Unit Inafis, perangkat desa, tenaga medis, serta Basarnas Kabupaten Cirebon.

Kapolsek Kapetakan, AKP Rudiana, menjelaskan bahwa korban diketahui berinisial C (48), warga Desa Karangreja, yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Identitas korban dikenali oleh pihak keluarga setelah jenazah berhasil dievakuasi dari sungai sekitar pukul 10.10 WIB.

“Dari keterangan suami korban, yang bersangkutan masih berada di rumah pada pagi hari. Sekitar pukul 09.00 WIB korban sudah tidak terlihat, hingga akhirnya diketahui ditemukan meninggal di sungai,” jelas AKP Rudiana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan koordinasi dengan petugas Puskesmas Suranenggala, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat jam sebelum ditemukan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat banyaknya air yang masuk ke dalam tubuh.

AKP Rudiana menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian darurat melalui Layanan Polisi 110.

“Kecepatan laporan sangat menentukan kecepatan penanganan di lapangan. Layanan 110 tersedia selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk situasi darurat apa pun,” tegasnya.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut