get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketua Kagama Cirebon Temui Jokowi di Solo, Dorong Proses Hukum terhadap Roy Suryo Tetap Berjalan

Kagama Cirebon Ajukan Proposal Damai Polemik Ijazah Jokowi, Roy Suryo Cs Tak Perlu Minta Maaf

Minggu, 12 April 2026 | 13:53 WIB
header img
Heru mengungkapkan, dalam pertemuan di Jakarta pada 10 April 2026, pihaknya menangkap sinyal positif dari Roy Suryo. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id Kagama Cirebon menginisiasi langkah damai untuk menyelesaikan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang hingga kini masih bergulir, termasuk dalam proses hukum di Polda Metro Jaya.

Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagia, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan proposal perdamaian yang saat ini tengah diajukan kepada pihak Jokowi melalui ajudan pribadinya di Solo. Upaya ini juga akan dikomunikasikan dengan Roy Suryo dan pihak terkait lainnya.

Heru menegaskan, pendekatan yang digunakan adalah jalur kekeluargaan berbasis alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan tujuan mencari jalan tengah tanpa merugikan pihak mana pun.

“Substansi proposal ini adalah semua pihak sama-sama menang. Tidak ada yang dirugikan, tidak ada yang disakiti,” tegas Heru.Minggu (12/4/2026) 

Dalam kajian yang dilakukan Kagama Cirebon, salah satu poin penting adalah mendorong pengakuan bahwa Jokowi merupakan bagian dari alumni UGM. Pengakuan tersebut dinilai dapat menjadi kunci meredakan polemik yang selama hampir satu tahun terakhir memicu perdebatan hingga ranah hukum.

Heru mengungkapkan, dalam pertemuan di Jakarta pada 10 April 2026, pihaknya menangkap sinyal positif dari Roy Suryo terkait pengakuan tersebut. Bahkan, menurutnya, terdapat indikasi kebuntuan dalam pembuktian ijazah di persidangan yang membuka ruang untuk solusi non-litigasi.

“Pendekatan ini tidak lagi fokus pada ada atau tidaknya ijazah, tetapi pada pengakuan kapasitas Pak Jokowi sebagai alumni UGM,” ujarnya.

Kagama Cirebon juga menilai polemik ini berdampak luas, tidak hanya bagi individu, tetapi juga terhadap civitas akademika UGM, alumni, hingga mahasiswa yang masih aktif. Karena itu, penyelesaian dinilai mendesak dan harus dilakukan secara komprehensif.

Sebagai tindak lanjut, Kagama Cirebon mendorong pertemuan langsung antara Jokowi dan Roy Suryo Cs dalam suasana silaturahmi, yang diharapkan masih dapat terlaksana dalam momentum Lebaran tahun ini.

Dalam skema perdamaian yang diusulkan, Jokowi diharapkan mencabut laporan hukum yang saat ini berjalan di Polda Metro Jaya. Sementara itu, pihak Roy Suryo Cs tidak diwajibkan untuk menyampaikan permintaan maaf maupun menempuh restorative justice.

“Kami ingin menghadirkan ruang netral berbasis kekeluargaan alumni. Dari sana diharapkan lahir kesepahaman kolektif yang menyelesaikan konflik secara tuntas,” kata Heru.

Kagama Cirebon optimistis, melalui pendekatan dialog dan silaturahmi antaralumni, polemik ijazah Jokowi dapat diselesaikan secara damai, bermartabat, dan berkelanjutan.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut