Kena Apes! Surya Saputra Diteror Debt Collector Gara-gara Teman Kurang Ajar
JAKARTA, iNewsCirebon.id – Aktor senior Surya Saputra tengah meradang. Kebaikan hatinya dalam menjalin pertemanan justru disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Bintang sinetron Ikatan Cinta ini mengaku geram setelah mengetahui nomor ponsel pribadinya dijadikan jaminan pinjaman online (pinjol) oleh seorang kenalan baru.
Kejadian ini terungkap saat Surya tiba-tiba diberondong telepon dari penagih utang (debt collector) yang meluapkan emosi kepadanya. Padahal, Surya sama sekali tidak terlibat dalam pinjaman tersebut.
Ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Surya menceritakan pengalaman pahitnya saat harus beradu mulut dengan penagih utang yang salah sasaran.
"Saya ditelepon orang enggak dikenal, langsung dimarah-marahin. Mereka teriak, 'Suruh bayar tuh si ini!'. Saya kaget dan langsung tegaskan kalau mereka salah orang. Saya bukan yang bersangkutan," ungkap Surya dengan nada kecewa.
Meski sudah dijelaskan, pihak penagih tetap mendesak karena oknum peminjam mencantumkan nama Surya sebagai penjamin. "Saya bilang saja, itu bukan urusan saya! Silakan tagih orangnya langsung," sambungnya.
Surya menjelaskan bahwa oknum tersebut bukanlah keluarga atau teman dekat. Mereka hanya pernah bertemu sekali dan bertukar nomor telepon sebagai bentuk sopan santun. Ia tak menyangka pertemuan singkat itu justru berujung pada tindakan "kurang ajar" yang merugikan privasinya.
Belajar dari pengalaman tersebut, aktor berusia 50 tahun ini memberikan peringatan keras kepada masyarakat. Surya menyoroti maraknya fenomena pinjol dan judi online (judol) yang kerap menjerat orang dengan iming-iming hasil instan namun berakhir merusak kehidupan, baik bagi pelaku maupun orang di sekitarnya.
"Pinjol dan Judi Online itu bukan solusi. Semuanya ada jeratannya. Awalnya mungkin merasa menang atau asyik karena visual dan suaranya dibuat menarik, tapi tujuannya memang membuat kita tertarik terus sampai terjebak," tegas Surya.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan dalam judi online hanyalah semu dan pada akhirnya akan membawa kekalahan telak. Surya berharap masyarakat lebih bijak dan bertanggung jawab agar tidak ada lagi orang lain yang menjadi korban salah sasaran seperti yang ia alami.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta