Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Indonesia Punya 5 Tempat Bersalju, Gak Perlu Ke Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

Syuting Sinetron di Pengungsian Gunung Semeru Dianggap Tidak Mengedepankan Empati

Kamis, 23 Desember 2021 | 15:56 WIB
  • author Rizal Bomantama
Syuting Sinetron di Pengungsian Gunung Semeru Dianggap Tidak Mengedepankan Empati
Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyayangkan syuting sinetron yang dilakukan di lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kegiatan syuting sinetron yang dilakukan di lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur mendapat tanggapan dari Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang menyayangkan adanya pihak yang melakukan kegiatan tersebut tanpa mengedepankan empati di tengah masyarakat yang sedang berduka.

"Sangat disayangkan kegiatan syuting dilakukan di tengah para pengungsi. Selain tindakan tak etis, juga melukai hati pasalnya masyarakat Lumajang yang masih bersedih karena bencana erupsi Gunung Semeru," ujar LaNyalla, Kamis (23/12/2021).

LaNyalla menegaskan masyarakat seharusnya memiliki rasa empati terhadap kesedihan dan kesusahan sesama. 

"Yang paling tepat dilakukan adalah support sehingga para korban bersemangat memulai kehidupan baru lagi," tuturnya.

Menurut LaNyalla, syuting sinetron tersebut juga tidak memiliki makna dan nilai apapun di tengah-tengah kondisi pengungsi tersebut. 

"Apalagi menurut informasi, syuting menampilkan adegan yang seharusnya tidak dilihat anak-anak. Tentu saja hal ini memberi contoh tak baik," ucap dia. Kegiatan syuting di Desa Penanggal, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur itu sempat viral di media sosial. Bahkan relawan dan netizen menggaungkan boikot terhadap sinetron itu. Sementara pihak production house (PH) yang menggarap sinetron mengklaim tak ada penolakan selama proses syuting.
 

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut