Jauh Sebelum VOC Datang, Cirebon Punya Sejarah Perdagangan dan Kepabeanan Sendiri

Riant Subekti
Jejak masa lalu tersebut kembali diangkat melalui Festival Literasi dan Historia Bea Cukai 2026 yang digelar Kantor Bea Cukai. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id– Jauh sebelum bangsa Eropa memperluas pengaruhnya di Nusantara, Cirebon telah tumbuh sebagai kawasan perdagangan yang memiliki jejak sejarah panjang. Aktivitas pelabuhan, tradisi niaga, hingga sistem kepabeanan menjadi bagian dari perjalanan peradaban yang turut membentuk identitas budaya masyarakat Cirebon hingga sekarang.

Jejak masa lalu tersebut kembali diangkat melalui Festival Literasi dan Historia Bea Cukai 2026 yang digelar Kantor Bea Cukai Cirebon, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini mengajak peserta menelusuri hubungan antara sejarah perdagangan, kepabeanan, dan perkembangan Kota Cirebon melalui sumber sejarah serta kunjungan ke sejumlah bangunan bersejarah.

Penelusuran sejarah itu sekaligus membuka perspektif bahwa Cirebon bukan sekadar kota yang dikenal dengan keraton, batik, dan tradisi budayanya. Wilayah ini juga memiliki peran penting dalam jaringan perdagangan masa lampau yang mempertemukan berbagai komoditas, kebudayaan, dan masyarakat dari beragam wilayah.

Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Koen Rachmanto, mengatakan festival tersebut menjadi salah satu upaya untuk menggali dan memperkenalkan kembali kekayaan sejarah Cirebon melalui kolaborasi lintas lembaga. 

Menurutnya, banyak bangunan di Kota Cirebon menyimpan kisah yang berkaitan dengan perjalanan sejarah daerah. Namun, nilai historis tersebut masih perlu ditelusuri lebih jauh agar dapat menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Koen berharap pengembangan literasi sejarah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut melalui pengumpulan sumber-sumber sejarah dari berbagai instansi, termasuk Bea Cukai, perbankan BUMN, Kantor Pos, dan lembaga pendidikan.

“Cirebon memiliki sejarah kepabeanan yang sangat panjang, bahkan jauh sebelum VOC datang. Karena itulah kami mengangkat tema kepabeanan, selain sejarah kecirebonan itu sendiri,” ujar Koen.

Muara Jati, Pintu Perdagangan Cirebon pada Masa Lampau

Peneliti sejarah Endang Kusumasari menjelaskan, posisi Cirebon dalam sejarah perdagangan telah berkembang jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa. Catatan sejarah yang dipaparkannya menyebutkan bahwa sekitar 1373, pelabuhan di Cirebon telah berkembang dan ramai oleh aktivitas perdagangan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kawasan pesisir Cirebon memiliki peran strategis dalam pergerakan barang dan hubungan ekonomi antardaerah pada masa lampau.

Salah satu kawasan yang menjadi bagian penting dari jejak tersebut adalah Pelabuhan Muara Jati. Aktivitas perdagangan di kawasan ini turut memperlihatkan bagaimana wilayah pesisir menjadi ruang pertemuan kepentingan ekonomi, pemerintahan, dan interaksi budaya.

Menurut Endang, jejak sistem kepabeanan masa lampau juga dapat ditelusuri melalui nama kawasan Pabean Kulon dan Pabean Wetan di wilayah Celancang. Nama-nama tersebut menjadi petunjuk historis yang menarik untuk dikaji lebih jauh dalam memahami perkembangan aktivitas perdagangan di Cirebon.

Ia juga mengangkat sosok Ki Gedeng Tapa yang disebut memiliki peran sebagai syahbandar dalam aktivitas pelabuhan dan perdagangan pada masa itu.

“Cirebon memiliki sejarah perdagangan yang sangat panjang. Jauh sebelum pengaruh Eropa dan VOC datang, kita sebenarnya sudah memiliki sistem kepabeanan sendiri,” kata Endang.

Bagi generasi sekarang, catatan sejarah tersebut penting untuk memperluas pemahaman bahwa perkembangan perdagangan di Cirebon tidak semata-mata bermula dari masa kolonial. Masyarakat setempat telah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola aktivitas niaga dan hubungan antarkawasan.

Sejarah itu juga memperlihatkan bagaimana perdagangan berkontribusi terhadap terbentuknya karakter Cirebon sebagai wilayah pesisir yang terbuka terhadap perjumpaan berbagai pengaruh budaya.

 

Editor : Rebecca

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network