Heru menyatakan, dirinya bukan pihak yang memusuhi negara. Sebaliknya, ia mengaku ingin berkontribusi dalam membangun warga negara yang bertanggung jawab, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa.
Menurut Heru, keputusan menyerahkan perangkat komunikasi beserta kata sandinya dilandasi kepercayaan terhadap pemerintah. Ia mengaku mendapat informasi dari pihak yang mengaku sebagai utusan BIN bahwa sejumlah unggahannya dinilai berisiko bagi negara.
Heru juga mengklaim bahwa pihak tersebut menyampaikan adanya arahan dari Presiden Prabowo Subianto, yang saat itu juga menjabat Menteri Pertahanan, melalui utusan dan tim teknis BIN. Namun, klaim mengenai arahan tersebut belum disertai keterangan atau konfirmasi independen dari pihak terkait.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
