CIREBON, iNewsCirebon.id – Pengamat politik sekaligus penggagas Parlemen Bayangan Indonesia Pasti, Heru Subagia, mengaku telah menyerahkan telepon genggam (HP) beserta kata sandinya kepada pihak yang mengaku berasal dari Badan Intelijen Negara (BIN). Langkah tersebut dilakukan untuk memfasilitasi penghapusan sejumlah konten media sosial yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas negara.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan di Cirebon, Kamis (8/10/2026), Heru menegaskan bahwa tindakannya merupakan bentuk sikap kooperatif serta komitmennya dalam menghormati proses hukum dan menjaga kondusivitas nasional.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
