Salah satu poin krusial yang dibahas adalah kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dalam beberapa bulan ke depan. JK memperingatkan bahwa jika kondisi saat ini dibiarkan berjalan tanpa intervensi, Indonesia berisiko menghadapi tantangan ekonomi yang serius.
Oleh karena itu, para tokoh bermaksud menyusun konsep dan masukan konstruktif untuk disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan kebijakan.
Tokoh senior ini juga menggarisbawahi perlunya tindakan bersama antara masyarakat dan pemerintah. Tanpa kolaborasi yang kuat, dikhawatirkan dunia usaha akan semakin sulit berkembang, sementara akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan berkualitas bagi generasi muda bisa terhambat.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memberikan input positif bagi kemajuan negeri.
Adapun, tokoh lintas generasi yang menyambangi kediaman JK yakni:
1. COO Indonesian Business Council (IBC), William Sabandar
2. Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
3. Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Feri Amsari
4. Pendiri Perludem Titi Anggraini
5. Ketua Forum Indonesia Muda Mandira Bienna
6. CEO Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) Diah Saminarsih
7. Dosen STF Driyakarya Yanuar Nugroho
8. Founder Think Policy Andhyta Utami
9. Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
