CIREBON, iNewsCirebon.id — Dugaan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam pengelolaan dana desa kembali mencuat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Puluhan warga Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, menggelar demonstrasi di halaman Kantor Kuwu setempat, Selasa (27/1/2026). Mereka menuntut transparansi serta pengusutan dugaan penyimpangan keuangan desa sejak 2020.
Meski hujan deras mengguyur lokasi aksi, massa tetap bertahan menyuarakan aspirasi. Warga membawa poster tuntutan, properti keranda mayat, serta menggelar aksi teatrikal dan pembacaan puisi sebagai simbol matinya keadilan dan kekecewaan terhadap tata kelola pemerintahan desa yang dinilai bermasalah.
Namun hingga aksi berakhir, tidak satu pun perwakilan Pemerintah Desa Gombang maupun kuwu menemui langsung para pengunjuk rasa. Massa hanya diterima oleh Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gombang, Alip Rusmana.
Di hadapan warga, Alip menegaskan bahwa BPD memiliki peran pengawasan dalam roda pemerintahan desa. Ia meminta Pemerintah Desa Gombang memberikan klarifikasi secara terbuka dan berdasarkan data.
“BPD memiliki fungsi pengawasan dan kemitraan. Saya berharap tuntutan masyarakat ini dijawab secara transparan. Jika ada bantahan atau klarifikasi, sebaiknya disampaikan berdasarkan fakta agar persoalan menjadi jelas,” ujarnya.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
