Operasi Patuh Lodaya, Polisi di Cirebon Ajak Ngopi Bareng Sopir Bus di Terminal Harjamukti
Hadi menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu agenda penting. Sebab, kondisi tubuh pengemudi sangat berpengaruh terhadap kemampuan berkonsentrasi ketika mengemudikan kendaraan, khususnya pada malam hari.
"Kelelahan atau gangguan kesehatan sekecil apa pun berpotensi memengaruhi keselamatan pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya," katanya.
Selain pemeriksaan kesehatan, para sopir dan kernet juga mendapatkan imbauan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, menjaga kebugaran tubuh, serta mengenali kondisi fisik sebelum memulai perjalanan.
Hadi mengingatkan, tugas pengemudi bukan sekadar mengejar waktu keberangkatan maupun tiba di tempat tujuan. Lebih dari itu, ada tanggung jawab untuk memastikan seluruh penumpang sampai dengan selamat.
"Bagi para pengemudi, perjalanan bukan semata soal menempuh jarak dan mengejar jadwal keberangkatan. Ada keluarga yang menunggu mereka pulang, begitu pula penumpang yang menitipkan keselamatan sepanjang perjalanan," tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Cirebon Kota berharap kesadaran keselamatan berlalu lintas semakin tumbuh di kalangan pengemudi angkutan umum.
Hadi menegaskan, Operasi Patuh Lodaya 2026 tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui edukasi, dialog, dan kepedulian.
Dengan demikian, secangkir kopi dan obrolan sederhana di terminal diharapkan menjadi awal tumbuhnya kesadaran bersama bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab semua pihak.
Editor: Rebecca