Dari Sampah Rumah Tangga Menjadi Eco Enzim, Warga Cangkoak Mulai Bangun Pengelolaan Sampah Produktif
Program tersebut dilaksanakan oleh akademisi Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Khaerudin Imawan, bersama tim pendamping. Pendampingan dilakukan mulai dari identifikasi potensi sampah, pemilahan bahan organik, penyiapan bahan baku, produksi eco enzim, hingga uji coba awal pemanfaatan hasil fermentasi.
Khaerudin mengatakan, program tersebut tidak semata-mata bertujuan mengajarkan masyarakat cara membuat eco enzim. Lebih dari itu, program diarahkan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah.
“Yang kita dorong bukan sekadar bagaimana membuat eco enzim. Yang lebih penting adalah perubahan cara pandang masyarakat terhadap sampah. Masyarakat mulai memilah, mengolah, mencoba memanfaatkan, kemudian melihat hasilnya bersama-sama,” ujarnya.
Semangat tersebut sejalan dengan arahan Direktur Riset dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di masyarakat.
Editor : Rebecca