get app
inews
Aa Text
Read Next : Tembus 18.000 Pengunjung, Museum Topeng Cirebon Jadi Destinasi Favorit Wisata Budaya

Dari Sampah Rumah Tangga Menjadi Eco Enzim, Warga Cangkoak Mulai Bangun Pengelolaan Sampah Produktif

Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:11 WIB
header img
Sampah rumah tangga di Desa Cangkoak, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, mulai dikelola dengan cara berbeda. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.idSampah rumah tangga di Desa Cangkoak, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, mulai dikelola dengan cara berbeda. Tidak lagi sekadar dikumpulkan dan diangkut ke tempat penampungan, sampah organik kini mulai diolah menjadi eco enzim yang berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan hortikultura dan pemeliharaan ayam kampung.

Langkah tersebut dilakukan Pokja Pengelolaan Sampah “Linggapora” melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun pendanaan 2026.

Sebelum program berjalan, pengelolaan sampah di Desa Cangkoak sebenarnya telah memiliki aktivitas dan mandat di tingkat pemerintahan desa. Namun, pelaksanaannya masih lebih banyak berfokus pada pengumpulan sampah, pengangkutan ke tempat penampungan sementara, kemudian menunggu pengambilan menggunakan kendaraan dinas.

Sementara itu, pemilahan dan pengolahan sampah di tingkat masyarakat belum menjadi kebiasaan yang dilakukan secara terorganisasi.

Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian tim PKM. Mereka melihat adanya potensi sampah organik yang selama ini masih bercampur dengan sampah lainnya, seperti limbah buah-buahan, sisa sayuran, tanaman, dan berbagai bahan organik rumah tangga.

Ketua Pokja Pengelolaan Sampah Linggapora, Suhanan, didampingi Ketua RW setempat, Misna, mengatakan antusiasme masyarakat mulai tumbuh setelah mengetahui bahwa sampah organik yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata masih dapat dimanfaatkan.

“Warga mulai antusias karena ternyata sampah yang selama ini hanya dikumpulkan dan dibuang masih bisa dipilah dan dimanfaatkan. Ada limbah buah-buahan dan tanaman yang ternyata bisa digunakan untuk membuat eco enzim,” kata Suhanan.Selasa (18/6/2026) 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi modal penting untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Cangkoak.

Sejumlah anggota Pokja Linggapora mulai mengajak warga memilah sampah sejak dari rumah. Sampah organik dipisahkan dari plastik maupun sampah anorganik lainnya untuk kemudian dimanfaatkan sebagai bahan baku eco enzim.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut