Berawal Antar Kacamata, Ini Kronologi Penemuan Mayat Lansia di Pabrik Septic Tank Cirebon
CIREBON, InewsCirebon.id - Sebelum ditemukan meninggal dunia, R.P. (65), warga Kelurahan Kecapi, diketahui sempat beberapa kali mengeluhkan sakit perut kronis kepada rekan kerjanya, Kunto Subagyo, bahkan sempat menanyakan ketersediaan obat lambung.
Peristiwa penemuan jenazah bermula pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, saat seorang kerabat korban datang ke pabrik septic tank di Jalan Angkasa Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, untuk mengantarkan kacamata milik R.P.
Petugas keamanan pabrik, Marta, kemudian menemani kerabat tersebut naik ke area tempat beristirahat korban di lantai dua. Namun, saat dipanggil, R.P. sama sekali tidak memberikan respons. Marta dan kerabat korban yang penasaran lalu mendekati tempat beristirahat tersebut dan menemukan R.P. sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Sontak kejadian ini membuat suasana di lokasi pabrik geger. Marta segera mengabarkan temuan tersebut kepada para pekerja lain dan melaporkannya ke kepolisian. Menerima laporan warga, personel Polsek Cirebon Selatan Timur bersama Tim Inafis Polres Cirebon Kota langsung mendatangi lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, dan memeriksa para saksi.
Dari hasil pemeriksaan awal serta temuan sejumlah obat-obatan di area kamar korban, Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H. memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh R.P. Korban dipastikan meninggal dunia akibat penyakit yang sudah lama dideritanya.
Usai proses identifikasi dan olah TKP selesai, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai oleh istri korban. Keluarga menerima kejadian ini murni sebagai musibah, dan petugas kepolisian langsung menyerahkan jenazah R.P. kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar