Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bejad!! Pria di Kuningan Cabuli Anak Disabilitas, Korban Diimingi Jajanan
Advertisement . Scroll to see content

Viral di Cirebon, Wanita Muda Ngaku Jadi Korban Rudapaksa Ayah Tiri sejak SMA

Rabu, 13 Mei 2026 | 11:08 WIB
  • author Riant Subekti
Viral di Cirebon, Wanita Muda Ngaku Jadi Korban Rudapaksa Ayah Tiri sejak SMA
Tangkapan layar video medsos dugaan korban rudapaksa ayah tiri (Foto: Istimewa).

CIREBON, iNewsCirebon.id – Media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang perempuan muda asal Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, yang mengaku menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah tirinya sendiri. Curahan hati korban yang disampaikan melalui video singkat itu memicu simpati dan kemarahan publik.

Dalam rekaman yang beredar luas, perempuan berinisial SPM tampil dengan suara bergetar sambil menahan tangis. Ia mengaku mengalami peristiwa memilukan tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas.

Korban menuturkan, tindakan bejat itu disebut terjadi berulang kali saat dirinya masih berstatus pelajar. Bahkan, menurut pengakuannya, aksi tersebut dilakukan ketika kondisi rumah sedang ramai penghuni.

SPM mengaku sempat berusaha melawan dan menyelamatkan diri. Ia bahkan beberapa kali berpindah tempat tinggal hingga menutup akses kamar menggunakan kursi dan lemari plastik karena pintu kamarnya tidak memiliki kunci yang layak.

Namun, upaya itu disebut tidak mampu menghentikan aksi pelaku. Dalam pengakuannya, korban mengaku tak berdaya lantaran kalah tenaga dan mulutnya kerap dibungkam saat mencoba berteriak meminta pertolongan.

Video pengakuan tersebut sengaja dibuat sebagai bentuk permintaan keadilan. Korban berharap kasus yang dialaminya dapat diproses hukum dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

Menanggapi viralnya video itu, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari korban. Aparat kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, I Putu Ika Prabawa, mengatakan laporan resmi sudah diterima dan saat ini masih dalam tahap pendalaman.

“Laporannya sudah masuk dan sedang kami selidiki,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Dia juga memastikan bahwa korban saat ini telah berusia dewasa.

Kasus ini kembali menjadi sorotan publik terkait tingginya ancaman kekerasan seksual di lingkungan domestik, yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi setiap anggota keluarga.

Editor: Rebecca

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut