get app
inews
Aa Text
Read Next : Spesialis Curanmor Lintas Kota Dibekuk di Pantura Kanci, 35 Aksi Terbongkar Sekaligus!

GPS Tunjukkan Lokasi di Cirebon, Pelaku Curanmor Asal Indramayu Dibekuk Usai Dikejar Warga

Rabu, 29 April 2026 | 14:28 WIB
header img
Pelaku tengah diamankan petugas Kepolisian Polres Cirebon Kota. Foto : Riant Subekti

CIREBON, iNewsCirebon.id – Aksi pencurian sepeda motor lintas provinsi akhirnya terbongkar dramatis. Berbekal sinyal GPS yang mengarah ke wilayah Cirebon, pelaku curanmor asal Indramayu berhasil dibekuk polisi setelah sempat dikejar di jalanan, Rabu pagi (29/04/2026).

Kasus ini bermula dari laporan korban, Hanafi Dwi Prayogi (29), warga Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang kehilangan sepeda motor miliknya. Namun tak disangka, titik terang muncul saat kendaraan tersebut terdeteksi melalui GPS berada di wilayah Cirebon.

Mendapat informasi tersebut, jajaran Satreskrim Polres Cirebon Kota langsung bergerak cepat melakukan penelusuran. Hasilnya, motor korban terpantau tengah dikendarai seseorang yang belakangan diketahui sebagai pelaku.

Tanpa membuang waktu, polisi langsung melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan hingga akhirnya pelaku berhasil dihentikan di jalan.

Pelaku berinisial A (36), warga Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, tak berkutik saat diamankan bersama barang bukti satu unit sepeda motor Honda Vario hitam milik korban.

Situasi sempat memanas. Warga yang mengetahui adanya pelaku curanmor langsung berkerumun dan nyaris menghakimi pelaku. Beruntung, petugas sigap mengamankan pelaku dari amukan massa.

“Keberadaan kendaraan yang terdeteksi GPS menjadi kunci pengungkapan. Tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku saat masih menguasai barang bukti,” ujar Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana.

Selanjutnya, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Cirebon Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut, sekaligus berkoordinasi dengan Polres Cilacap sebagai lokasi kejadian perkara.

Polisi juga memastikan kondisi kesehatan pelaku serta melengkapi administrasi penyidikan guna mempercepat proses hukum lintas wilayah.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor.

“Masyarakat diharapkan menggunakan kunci pengaman tambahan dan segera melapor ke layanan 110 jika menemukan hal mencurigakan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi bukti bahwa teknologi GPS mampu membantu mengungkap kejahatan, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut