Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! 3 Remaja SMP Bully Seorang Temannya di Dekat Makam, Diduga Cemburu Masalah Asmara  
Advertisement . Scroll to see content

Viral Video Penganiayaan Siswa SMPN di Cirebon: Satu Nama Satu Pukulan, Korban Pilih Jalur Hukum

Minggu, 01 Maret 2026 | 07:12 WIB
  • author Riant Subekti
Viral Video Penganiayaan Siswa SMPN di Cirebon: Satu Nama Satu Pukulan, Korban Pilih Jalur Hukum
Kuasa hukum korban, Hetta Mahendrati, saat memperlihatkan video rekaman penganiayaan. Foto : Riant Subekti / iNews Cirebon

Dalam video yang beredar, selain terdengar teriakan provokatif, ada pula suara yang mencoba meredakan situasi dengan meminta agar tidak main hakim sendiri.

Akibat kejadian itu, korban mengalami bibir pecah dan benjolan di rahang. Untuk memastikan adanya kemungkinan cedera lebih serius, pihak keluarga masih menunggu hasil visum resmi dari kepolisian.

Sudah Dilaporkan ke Polisi

Kasus dugaan pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib pada 27 Februari 2026. Polisi disebut telah melakukan pemanggilan awal terhadap sejumlah terduga pelaku.

Para terduga pelaku diduga melanggar Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak serta pasal terkait kekerasan bersama dalam ketentuan KUHP terbaru.

Kuasa hukum menegaskan, keluarga korban berharap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ia juga mendorong adanya perhatian serius dari instansi pendidikan dan dinas terkait di Kota Cirebon agar pembinaan terhadap remaja usia transisi lebih diperkuat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa anak-anak di masa remaja sangat membutuhkan pendampingan dan pengawasan, agar tidak terjerumus pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Editor: Rebecca

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut