Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Cirebon Sabat Predikat Unggul IKK 2025, Buktikan Kualitas Kebijakan Berkelas Nasional
Advertisement . Scroll to see content

BREAKING NEWS Wali Kota Cirebon Bantah Pajak PBB Naik 1.000%, Warga Tunjukkan Tagihan Naik Drastis

Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:22 WIB
  • author Muslimin
BREAKING NEWS Wali Kota Cirebon Bantah Pajak PBB Naik 1.000%, Warga Tunjukkan Tagihan Naik Drastis
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, membantah keras kabar yang menyebut kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Cirebon mencapai 1.000 persen. Foto: Muslimin

CIREBON, iNewsCirebon.id – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, membantah keras kabar yang menyebut kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Cirebon mencapai 1.000 persen. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar, meskipun mengakui adanya kenaikan tarif.

"Artinya 1.000 persen itu tidak benar. Kalau kenaikan pajak PBB Kota Cirebon ada, tapi tidak sampai 1.000 persen,” ujar Edo saat ditemui di Balai Kota, Kamis (14/8/2025).

Edo menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan PBB ini sebenarnya sudah ditetapkan sejak satu tahun yang lalu, sebelum ia menjabat. Sejak menjabat lima bulan lalu, ia mengaku telah membahas masalah ini secara internal selama sebulan terakhir untuk mencari solusi.

“Mudah-mudahan minggu ini kita sudah tahu formulasi yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Artinya ada perubahan, InsyaAllah,” tambahnya.

Warga Keberatan, Tagihan PBB Melonjak Drastis

Meskipun Wali Kota membantah angka 1.000 persen, sejumlah warga menilai kenaikan PBB ini sangat memberatkan. Salah satunya adalah Surya Pranata, yang tagihan PBB-nya melonjak drastis dari Rp6,2 juta pada 2023 menjadi Rp65 juta pada 2024.

“Tagihan ini sangat tidak masuk akal. Cara menghitungnya bermasalah. Makanya kita lawan, kita tolak, minta dicabut,” tegas Surya.

Ia juga mengkritik program stimulus, diskon, dan keringanan yang ditawarkan pemerintah, yang dinilainya sebagai "pembodohan rakyat" karena cara perhitungannya yang tidak transparan.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut