Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sederet Fakta Kamchatka Rusia: Wilayah Vulkanik Aktif yang Diguncang Gempa Dahsyat
Advertisement . Scroll to see content

Penampilan Cantik Pyramiden, Kota Hantu di Ujung Bumi

Selasa, 13 Desember 2022 | 11:50 WIB
  • author Mery
Penampilan Cantik Pyramiden, Kota Hantu di Ujung Bumi
Pyramiden, Kota Hantu di Ujung Bumi. Foto: Tangkapan layar kanal Youtube putihhitam tv

JAKARTA, iNewsCirebon.id - Beginilah penampilan cantik Pyramiden, 'Kota Hantu' di ujung dibumi. 

Kota Pyramiden termasuk kawasan yang masuk dalam negara Rusia terletak di Samudera Artik, tepatnya di Kepulauan Svalbard, Norwegia. 

Di belahan tempat ini banyak sekali kota yang dahulunya menjadi pemukiman namun kini telah ditinggalkan, salah satunya adalah Pyramiden. Karena alasan itu, Pyramiden pun dijuluki 'ghost town at the end of earth' atau kota mati di ujung dunia atau kota hantu di ujung dunia.

Pyramiden walau dijuluki kota hantu, namun tidaklah nampak menyeramkan karena begitu banyak pemandangan indah yang menarik untuk dikunjungi.


Foto: Tangkapan Layar putihhitam tv

Sebagai informasi, Pyramiden awalnya didirikan oleh Swedia pada tahun 1910. Akan tetapi pada tahun 1927, kota ini dijual ke tangan Uni Soviet atau Rusia saat ini.

Selama kurang lebih 53 tahun, kota ini menjadi penghasil batu bara dan resmi ditutup pada 1 April 1998 sebagai dampak merosotnya ekonomi Uni Soviet saat itu.

Sejak saat itulah, kehidupan Pyramiden bak sebuah kota mati. Perumahan dan gedung-gedung di sana tidak ada lagi yang menempati. Gedung-gedungnya pun sebagian telah hancur dan hanya tersisa puing-puing. Namun, masih ada beberapa orang yang setia dengan tetap tinggal di Pyramiden.


Foto: Tangkapan Layar putihhitam tv

Setelah hampir satu dekade berlalu yakni pada tahun 2008, kota Pyramiden kembali dibuka namun bukan lagi difungsikan sebagai pertambangan batu bara namun sebagai sarana pariwisata.

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut