Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kehilangan Uang Banyak Timses Caleg Depresi Hingga Harus Datangi Padepokan Anti Galau
Advertisement . Scroll to see content

Demensia : Gejala, Terapi dan Pencegahan

Minggu, 28 November 2021 | 20:28 WIB
  • author Tim Liputan
Demensia : Gejala, Terapi dan Pencegahan
Mengenali gejala demensia (Foto: Dailymiror)

Ada jenis demensia yang berkembang secara progresif, dan ada juga kondisi lain yang menyerupai demesia yang terjadi karena reaksi tertentu dan dapat ditekan. 

Demensia progesif adalah kondisi yang disebabkan oleh kerusakan sel saraf otak tertentu dan dapat memburuk seiring waktu. Kondisi ini umumnya tidak dapat dipulihkan secara tuntas. 

Beberapa jenis demensia progresif meliputi penyakit Alzheimer, demensia vaskuler, lewy body dementia, demensia frontotemporal, dan demensia campuran.

Faktor-faktor risiko demensia yang tidak bisa diubah meliputi pertambahan usia, riwayat kesehatan keluarga, serta masalah kesehatan seperti gangguan kognitif ringan dan sindrom Down. 

Sedangkan, faktor-faktor risiko demensia yang dapat dikendalikan atau diubah meliputi kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, depresi, sleep apnea, diabetes, obesitas, kolesterol tinggi, hipertensi, dan aterosklerosis (penumpukan lemak pada dinding arteri).

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut