Sebelum mengembuskan napas terakhir pada Senin pagi pukul 06.04 WIB akibat penyakit stroke dan hipertensi, kondisi Diding Boneng sebenarnya sempat membaik. Ia bahkan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit tiga hari sebelum wafat untuk menjalani pemulihan di rumah. Namun, takdir berkata lain saat kesehatannya mendadak kembali drop.
Kini, seniman kawakan yang telah banyak menghibur masyarakat Indonesia itu telah tenang di peristirahatan terakhirnya. Karya dan kenangan manisnya akan tetap abadi di hati para penikmat seni Tanah Air.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
