Namun, fakta paling mengejutkan baru terkuak di ruang pemeriksaan. MSO ternyata bukan pemain baru; ia adalah penyelundup kawakan yang sebelumnya sukses meloloskan sabu ke Sabah dan menyusupkan 7 kilogram sabu ke Jakarta. Keterlibatannya makin mengutipkan kenyataan pahit saat hasil tes urine keluar. Sang kapten penerbangan ini terbukti menerbangkan pesawat dalam pengaruh narkotika berat—ia positif mengonsumsi metamfetamina, MDMA, hingga kokain sekaligus.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
