CIREBON, iNewsCirebon.id– Masyarakat, khususnya para pencari kerja, diminta tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan pekerjaan yang mengatasnamakan PT Kereta Api Indonesia (Persero).
KAI Daop 3 Cirebon mengingatkan, informasi rekrutmen palsu kini berpotensi beredar melalui media sosial, aplikasi pesan instan hingga situs yang tidak memiliki keterkaitan dengan kanal resmi perusahaan.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, masyarakat harus lebih teliti sebelum mengikuti setiap tahapan rekrutmen. Terlebih jika calon pelamar diarahkan menggunakan jasa tertentu atau diminta mengeluarkan sejumlah uang.
“Segala bentuk permintaan biaya, termasuk untuk akomodasi dan transportasi, patut dicurigai,” ujar Muhibbuddin.
Menurutnya, proses rekrutmen resmi KAI tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun. KAI juga tidak pernah menunjuk agen perjalanan maupun pihak lain untuk mengatur akomodasi dan transportasi calon pekerja selama proses seleksi.
Muhibbuddin menegaskan, masyarakat hanya perlu mempercayai informasi yang dipublikasikan melalui kanal resmi KAI, yakni karier.kai.id, serta akun media sosial resmi @keretaapikita dan @kai121.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengikuti arahan dari pihak yang mengaku sebagai panitia atau perantara rekrutmen KAI, termasuk jika diminta mengirim dokumen atau melakukan pembayaran melalui jalur yang tidak resmi.
“KAI tidak pernah memungut biaya dalam tahapan rekrutmen dan tidak pernah menunjuk agen perjalanan ataupun pihak lain untuk mengurus akomodasi dan transportasi calon pekerja,” katanya.
KAI Daop 3 Cirebon mengajak masyarakat melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menindaklanjuti informasi lowongan kerja. Tawaran pekerjaan dengan iming-iming proses cepat, persyaratan khusus, atau permintaan pembayaran patut diwaspadai agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
