Apalagi saat ini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi dinamika opini publik yang sangat intens terkait berbagai kebijakan strategis seperti hilirisasi industri dan program sosial pemerintah lainnya.
Di era digital dan maraknya platform podcast, perang opini menjadi jauh lebih efektif karena narasi dapat tersebar secara cepat dan masif. Oleh karena itu, publik dituntut untuk lebih kritis dalam menyaring berbagai kampanye opini yang beredar di ruang siber.
Noor menekankan bahwa ketahanan nasional saat ini tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer dan ekonomi semata, tetapi juga pada ketahanan informasi serta literasi publik. Indonesia harus tetap menjaga ruang kritik yang sehat sebagai bagian dari demokrasi namun tetap waspada terhadap manipulasi informasi yang berpotensi merusak stabilitas nasional dan mendelegitimasi institusi
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
