Dalam diskursus tersebut, jaringan filantropi seperti Open Society Foundations milik George Soros kerap disebut sebagai aktor berpengaruh dalam pendanaan gerakan sipil di berbagai negara.
Fenomena pendanaan NGO ini sering kali muncul untuk mendorong kampanye kebijakan tertentu, membangun pembingkaian media, dan memengaruhi persepsi publik terhadap pemerintah yang sedang berkuasa.
Noor menilai bahwa hal ini perlu dibaca secara objektif agar setiap kritik terhadap pemerintah tetap berada dalam koridor demokrasi yang murni dan tidak ditunggangi oleh kepentingan geopolitik eksternal.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
