Lebih lanjut, menurut Muttakin, tim juara di Liga Askab akan berpeluang mengikuti kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat, termasuk satu tim tambahan sebagai hasil pemanduan bakat pemain.
Selain itu, kompetisi ini juga diproyeksikan sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2030, di mana para pemain yang saat ini berusia muda diharapkan sudah matang dan siap bersaing ketika memasuki babak kualifikasi.
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Cirebon, Edi Rosadi, yang membuka kompetisi secara resmi, menilai Liga Askab sebagai aset strategis dalam scouting dan pembinaan bibit pemain sepak bola daerah sejak dini.
Dengan dimulainya liga ini, Askab PSSI Cirebon berharap lahirnya generasi pemain sepak bola yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga mampu mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi dan nasional.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
