Selama bulan suci Ramadhan nanti, pembelajaran mengenai ilmu agama diperkuat kembali dengan menerapkan beberapa kegiatan tambahan. Seperti materi membaca dan menghafal kitab kuning yang dilakukan setelah sholat Ashar, Taraweh dan kultum di malam hari, tadarus Al-Qura , dan masih banyak lagi.
Hafalan Al-Quran dari santri selama bulan suci Ramadan juga difokuskan. Lalu, Hal menarik terletak pada pembelajaran mengenai kitab kuning dimana hal tersebut merupakan kurikulum yang terdapat di Pondok Pesantren Darurrohmah ini. Hal ini menjadi salah satu fokus Pondok Pesantren Darurrohmah selama bulan Ramadhan.
Hal ini menarik perhatian sebab tidak semua pesantren berani untuk menerapkan kurikulum kitab kuning. Penyebabnya diduga adalah level kesulitan dari membaca dan memahami kitab kuning itu sendiri. Diperlukan pemahaman yang khusus terhadap bahasa Arab agar dapat lancar membaca kitab kuning. Namun, Pondok Pesantren Darurrohmah punya metode nya sendiri.
Menurut Ustadz Warso Winata, metode ini berhasil menghantarkan santri kepada pemahaman terhadap kitab kuning dan segala hal yang ada di dalamnya.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait