CIREBON, iNewsCirebon.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cirebon sejak sore hari mengakibatkan ruas jalur Pantura, tepatnya di Jalan Brigjen Darsono, terendam banjir pada Jumat (6/2/2025). Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas tersendat parah hingga menimbulkan antrean kendaraan sepanjang kurang lebih dua kilometer.
Genangan air menutup badan jalan di kedua arah, baik dari Kota Cirebon menuju Kabupaten Cirebon maupun sebaliknya. Ketinggian air yang mencapai sekitar lutut orang dewasa membuat banyak kendaraan tidak mampu melintas. Sejumlah sepeda motor dan mobil tampak mogok di tengah jalan.
Situasi tersebut memicu kepedulian warga sekitar. Beberapa remaja terlihat membantu pengendara dengan mendorong kendaraan yang mati mesin ke tepi jalan agar tidak memperparah kemacetan.
Meski demikian, tidak sedikit pengendara yang tetap nekat menerobos genangan air, meskipun berisiko kendaraan mereka mengalami kerusakan.
Banjir mulai terlihat sekitar pukul 16.00 WIB, tak lama setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 15.30 WIB.
Salah seorang warga setempat, Rafa, mengungkapkan bahwa genangan air dengan cepat memenuhi jalan dan langsung berdampak pada lalu lintas.
“Sejak jam empat sudah mulai banjir. Banyak motor dan mobil yang mogok,” ujarnya di lokasi.
Ia juga menyebutkan bahwa banjir di kawasan Kedawung, khususnya di sepanjang Jalan Brigjen Darsono, sudah sering terjadi setiap kali hujan deras turun.
“Kalau hujan besar memang sering seperti ini, air naik ke jalan. Jadi sudah biasa banjir,” katanya.
Hingga menjelang malam, air belum sepenuhnya surut. Kemacetan panjang masih terjadi, sementara petugas dan warga berupaya mengurai kepadatan kendaraan yang terjebak banjir.
Editor : Rebecca
Artikel Terkait
