Petani Tambak Indramayu Beralih Budidaya Ikan Nila, Setahun Bisa 3 Kali Panen

Andrian Supendi
Petani Tambak di Indramayu Beralih Ke Ikan Nila, Dalam Setahun Bisa 3 Kali Panen. Foto : Istimewa

INDRAMAYU, iNewsCirebon.id -Budidaya Ikan Nila di Indramayu, tepatnya di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang hampir dilakukan mayoritas petani tambak di desa tersebut. 

Selain Ikan Nila cepat tumbuh dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga mudah untuk dibudidayakan. Ikan jenis ini juga dijadikan makanan pokok di banyak bagian dunia karena dipercaya sebagai sumber protein, mikronutrien, dan asam lemak esensial yang sehat serta kaya akan nutrisi.

Ikan jenis ini juga sudah banyak dibudidayakan di negara lain seperti di China, Indonesia, Mesir, Filipina, Thailand, dan Brasil. 

Toni, salah satu petani ikan nila mengatakan ikan Nila memiliki masa panen selama 3 bulan. Dalam satu tahun, para petani tambak di daerah itu dapat memanen ikan nila sebanyak 3 kali.

" Alhamdulillah setelah ada penanaman ikan Nila, sekarang petani tambak di sini makin ada kemajuan. Beda dengan ikan Bandeng, kalau ikan Bandeng waktu panennya lama terus penghasilannya tidak menentu," kata dia, kepada MNC Portal Indonesia (MPI), saat ditemui usai menanam benih ikan Nila di tambak miliknya, di Desa Wanantara, Selasa (18/10/2022). 

Toni menanam benih ikan Nila sebanyak 25.000 ekor yang Ia beli seharga Rp110 per ekornya. Dari 25.000 ekor benih itu, Toni dapat memanen sebanyak 3 hingga 4 ton ikan Nila.

Namun, disampaikan Toni, jika banyak terjadi kematian pada benih yang disemainya, Toni hanya dapat memanen ikan nila sebanyak 2 ton.

"Jika pakan habis 2 ton dan ikan nila panennya dapat 2 ton, maka masih ada kelebihan. Namun, jika panennya hanya dapat 15 kuintal berarti hitungannya hanya pas buat modal. Tapi selama ini belum pernah rugi," ujar dia.

Di sisi lain, Toni mengeluhkan soal harga pakan yang terus mengalami kenaikan. Kondisi itu berbanding terbalik dengan harga ikan Nila yang saat ini sedang mengalami penurunan.

"Harga pakan ikan Nila tiap bulan naik, tapi harga ikan nila sekarang lagi jatuh. Harga ikan Nila saat ini Rp18.000 per kilogram (kg) dari harga normalnya biasanya Rp21.000 per kg," ungkap dia.

Kendati demikian, Toni mengaku tetap bersyukur karena saat ini pemerintah telah memberikan subsidi berupa benih ikan Nila setiap tahunnya, serta memberikan pembinaan terhadap petani tambak yang ada di Desa Wanantara.

Editor : Miftahudin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network