Polemik Ijazah Jokowi, KAGAMA Cirebon Tekan Rismon Minta Maaf ke UGM

Riant Subekti
Ketua KAGAMA Cirebon, Heru Subagia saat bersama Joko Widodo. Foto : Istimewa

CIREBON,iNewsCirebon.id – Polemik terkait tudingan ijazah Presiden Joko Widodo yang sempat dilontarkan Rismon masih berbuntut panjang. Kali ini, suara tegas datang dari Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Cirebon yang mendesak adanya pertanggungjawaban moral.

Ketua KAGAMA Cirebon, Heru Subagia, meminta Rismon segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Universitas Gadjah Mada (UGM), civitas akademika, serta para alumni. Menurutnya, pernyataan yang sempat dilontarkan telah memicu polemik luas dan berdampak pada reputasi institusi maupun para lulusan.

“Meski proses hukum dihentikan melalui SP3, bukan berarti persoalan ini selesai. Ada dampak yang dirasakan, terutama secara moral,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menilai, sebagai sosok yang mengaku peneliti sekaligus bagian dari alumni UGM, Rismon seharusnya menunjukkan sikap ksatria dengan menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf secara langsung.

Heru bahkan mendorong Rismon untuk datang ke rektorat UGM atau kantor KAGAMA terdekat guna menyampaikan permohonan maaf secara resmi di hadapan pihak kampus.

“Kami menunggu itikad baik untuk datang langsung dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rektor dan pihak terkait,” tegasnya, Sabtu (18/4) 

Lebih jauh, Heru menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi di tengah sorotan publik. Ia menyebut, setiap individu memiliki tanggung jawab atas ucapan dan tindakan yang berdampak luas.

“Pada akhirnya, yang paling memahami diri kita adalah diri sendiri. Selama kita jujur dan melakukan yang terbaik, penilaian orang lain adalah konsekuensi yang harus dihadapi,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, dirinya memilih menjalani hidup secara sederhana dan tidak terjebak pada penilaian publik, dengan tetap fokus pada hal-hal yang lebih esensial seperti keluarga dan pengembangan diri.

Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perhatian, terutama di kalangan alumni UGM yang berharap ada penyelesaian secara etis dan terbuka

Editor : Rebecca

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network