Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG di Cirebon, Heru Subagia Desak Evaluasi Total
Heru menyebut Parlemen Bayangan Indonesia telah mendokumentasikan sejumlah temuan dan catatan lapangan terkait peristiwa tersebut. Dokumen itu, menurutnya, telah disampaikan kepada sejumlah pihak terkait, termasuk unsur pemerintah dan pihak di tingkat nasional, sebagai bahan evaluasi serta tindak lanjut.
Meski menyampaikan kritik, Heru mengatakan program MBG tetap memiliki tujuan sosial yang penting, terutama untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Karena itu, ia masih memberikan ruang bagi pemerintah untuk melanjutkan program tersebut dengan syarat adanya pembenahan serius dan menyeluruh.
“Program ini dibutuhkan masyarakat, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Namun, keberlanjutannya harus disertai perubahan mendasar dalam tata kelola, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengawasan yang ketat, dan pertanggungjawaban yang jelas,” ujarnya.
Ia mengingatkan, kejadian serupa tidak boleh terus berulang. Pemerintah diminta menjadikan kasus dugaan keracunan massal di Kota Cirebon sebagai momentum untuk memperbaiki sistem pengawasan dan memastikan keselamatan anak-anak benar-benar menjadi prioritas.
“Jangan sampai program dengan anggaran besar dan tujuan yang baik justru kehilangan kepercayaan masyarakat karena persoalan keselamatan yang seharusnya bisa dicegah. Pemerintah harus menunjukkan komitmen nyata agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkas Heru.
Editor: Rebecca