Kisah Haru Buruh Serabutan Asal Blora Antar Sang Putra Jadi Perwira Remaja TNI di Istana Merdeka
Di sisi lain, Letda Rizky menegaskan bahwa latar belakang ayahnya yang bekerja sebagai buruh serabutan sama sekali tak pernah membuatnya minder. Sebaliknya, hal itu menjadi pelecut semangat paling ampuh dalam menempuh pendidikan militer yang berat.
"Saya bangga. Apapun, saya tidak pernah melihat pekerjaan orang tua saya apa. Itu adalah pekerjaan orang tua saya, dan selanjutnya saya akan melanjutkan perjuangan mereka untuk mengejar kebanggaan sejauh mungkin dengan kaki tangan saya sendiri," tegas Rizky.
Tak lupa, Rizky menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas pengorbanan dan kasih sayang kedua orang tuanya hingga ia bisa sampai di titik ini. Ke depan, ia berjanji akan mendedikasikan hidupnya untuk bangsa, negara, dan keluarga.
"Terima kasih kepada kedua orang tua saya karena telah merawat dan membesarkan saya dengan penuh rasa kasih sayang. Ke depannya saya akan senantiasa mengabdi kepada negara dan bangsa, tidak luput pula kepada orang tua, serta tetap bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa," ucapnya penuh haru.
Rizky juga membagikan satu nasihat penting yang selalu ia pegang teguh sejak menjadi taruna hingga resmi dilantik sebagai perwira:
"Nasihat utama yang saya pegang teguh adalah jangan pernah menuruti rasa minder ataupun gengsi. Karena kalau kita menuruti hal-hal tersebut, tidak akan pernah ada habisnya."
Editor: Vitrianda Hilba Siregar