get app
inews
Aa Text
Read Next : Berjuang di Usia 8 Bulan, Fawwas Balita Asal Getrakmoyan Butuh Transplantasi Hati

Viral Dokter Tirta Meradang, Kritik Warganet yang Sotoy Soal Hubungan GERD dan Jantung

Rabu, 28 Januari 2026 | 06:47 WIB
header img
Dr. Tirta menanggapi keras komentar warganet yang mempertanyakan pernyataan dokter spesialis jantung. Foto: Instagram

Menurut dr. Tirta, penyebab kematian mendadak justru lebih sering berkaitan dengan masalah organ vital seperti jantung dan otak, terutama kondisi gangguan irama jantung yang sering tidak menunjukkan gejala awal. 

“Nah yang biasanya terjadi tapi nggak ada gejalanya tuh gangguan irama jantung mas, itu ada sub spesialisasi sendiri, gejalanya berdebar-debar enggak jelas ternyata ada gangguan irama jantung, akhirnya berlanjut jadi serangan jantung,” tuturnya.

Lebih lanjut, dr. Tirta pun menjelaskan terkait GERD, suatu keadaan naiknya asam lambung dan tidak ada kaitannya dengan jantung.

“GERD itu penyakit asam lambung naik mas itu nama awamnya,” ujarnya.

Pada GERD jika terasa jantung berdebar, dr. Tirta menjelaskan itu disebabkan rasa nyeri atau respons tubuh terhadap ketidaknyamanan, bukan karena gangguan irama jantung.

“Terus kok berdebar-debar ketika GERD, ya karena nyeri, tapi tidak langsung berhubungan dengan gangguan irama jantungnya, beda,” terangnya lebih lanjut.

Dokter Tirta pun mengajak publik untuk lebih bijak di media sosial dan tidak menghakimi pernyataan profesional medis hanya berdasarkan asumsi. Ia mendorong masyarakat untuk mencari penjelasan yang benar dari sumber yang kredibel sebelum membuat kesimpulan sendiri.

Editor : Rebecca

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut