Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Busana Lebaran 2026, Gamis Bini Orang di Cirebon Ludes Diborong Emak-Emak
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Cirebon, Majalengka dan Purwakarta jadi Wilayah Edar Tahu Berformalin

Rabu, 02 Februari 2022 | 14:27 WIB
  • author Yud Heryawan Juanda
Waspada! Cirebon, Majalengka dan Purwakarta jadi Wilayah Edar Tahu Berformalin
Polisi mengamankan barang bukti saat penggerebekan pabrik tahu berformalin di Subang. (Foto: iNews.id/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id -  Masyarakat perlu waspada pasalnya Kabupaten Majalengka, Cirebon dan Purwakarta menjadi wilayah pemasaran tahu berformalin asal Subang.

Sebuah pabrik yang diduga memproduksi tahu berformalin itu berlokasi di Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang berhasil digerebek Satreskrim Polres Subang.

Saat dilakukan penggerbekan, para pekerja di pabrik tersebut sempat terkejut. Mereka tidak menyangka akan didatangi polisi dan memeriksa semua hasil produksinya.

Dari penggerebekan ini polisi berhasil menangkap pemilik pabrik yang merupakan seorang perempuan berinisial PTN (30) serta mengamankan tahu berformalin siap edar, formalin, dan 17 karung kacang kedelai serta peralatan pembuatan tahu formalin.

"Kami berhasil mengungkap pabrik tahu berformalin. Dalam pengungkapan ini pun pemilik pabrik tahu sudah diamankan berikut barang bukti," kata Kapolres Subang, AKBP Sumarni, Selasa (2/2/2022). 

Hasil pemeriksaan sementara diketahui, kata dia, pabrik tersebut sudah beroperasi sejak 2019 lalu. Setiap hari mampu memproduksi sekitar 9-10 kuintal tahu. 

Keuntungan yang didapat sekitar Rp30 juta per bulan.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal lima tahun penjara serta denda paling tinggi Rp10 miliar.  

 

Editor: Miftahudin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut